12
Nov
09

071109 : Khutbah Khalifah Ahmadiyah : KEUTAMAAN MUKMIN LAKI-LAKI DAN MUKMIN PEREMPUAN

KHUTBAH JUM’AH HADZRAT AMIRUL MUKMININ KHALIFATUL MASIH V atba.
Tanggal 09 November 2007 dari Baitul Futuh London U.K.
Alih bahasa : Hasan Basri

KEUTAMAAN MUKMIN LAKI-LAKI DAN MUKMIN PEREMPUAN

Setelah membaca Syahadat, ta’awwuz dan surat Al-Faatihah, Huzur atba menilawatkan ayat 71 dari Surah At Taubah sebagai berikut : Artinya Dan. Orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan itu satu sama lain bersahabat. Mereka menyuruh kepada kebaikan dan mencegah dari keburukan dan mendirikan shalat dan membayar zakat serta mentaati Allah dan Rasul-Nya. Mereka itulah yang akan dikasihi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa, Maha Bijaksana. (Surah Taubah ayat 71)

Didalam ayat ini dijelaskan tentang sifat orang-orang mukmin laki-laki dan mukmin perempuan. Tanda-tanda atau sifat-sifat yang indah ini apabila timbul didalam sebuah golongan atau Jemaat, pasti ia adalah Jemaat orang-orang mukmin hakiki. Sebagaimana telah kita baca dari terjemahan diatas bahwa Allah swt telah menjelaskan ada tujuh macam keistimewaan Jemaat orang-orang mukmin. Keistimewaan pertama adalah satu sama lain bersahabat. Mereka bersahabat demikian akrabnya sehingga setiap saat siap untuk saling tolong-menolong. Keistimewaan kedua adalah mereka mengajak orang untuk berbuat baik, menganjurkan orang-orang untuk berbuat baik dan beramal soleh. Selain mereka menginginkan berkat dari Allah swt untuk diri mereka sendiri, mereka juga menginginkan berkat itu untuk orang lain. Dan mereka menghendaki sambil menegakkan kebaikan-kebaikan, dan sambil menegakkan kecintaan antar sesama, ingin menegakkan sebuah Jemaat yang mengamalkan hukum-hukum Allah swt dengan hati yang sungguh-sungguh dan penuh ikhlas. Keistimewaan ketiga adalah mencegah dari setiap keburukan. Mereka mencegah setiap perbuatan yang bertentangan dengan perintah-perintah Allah swt. Menolong orang-orang yang zalim dan orang-orang mazlum (yang dizalimi) kedua-duanya. Mencegah orang zalim supaya jangan berbuat kezaliman (penganiayaan). Dan setiap waktu siap untuk menolong dan melepaskan orang-orang mazlum (yang diperlakukan secara zalim). Untuk itu jika harus mengeluarkan pengorbananpun mereka itu tidak akan merasa keberatan, agar suasana aman, damai dan sejahtera, serta persaudaraan dapat ditegakkan. Keistimewaan keempat adalah mendirikan shalat. Shalat yang merupakan tiang agama diperintahkan agar setiap orang mukmin memperhatikannya dengan sungguh-sungguh. Jika tidak, pendawaan diri sebagai orang mukmin tidak ada artinya. Hadzrat Masih Mau’ud a.s. sambil menekankan pentingnya shalat bersabda : Shalat adalah amal sholeh yang sangat penting dan ia adalah mi’raj (tangga) untuk mencapai martabat tertinggi bagi orang-orang mukmin. Dan shalat adalah sarana paling baik untuk berdo’a kepada Allah swt. Selanjutnya beliau bersabda : Tidak ada ibadah yang paling baik selain dari pada shalat. Sebab didalamnya terdapat pujian terhadap Tuhan, istighfar dan darood syarif (sanjungan terhadap Allah dan Rasulullah-Nya saw) dan ini semua merupakan kumpulan dari semua ibadah-ibadah. Banyak macam-macam wirid terhimpun semuanya didalam shalat, dengan itu semua kesedihan dan kesengsaraan bathin dapat dijauhkan dan semua kesulitan dapat dipecahkan.

Menunaikan shalat dengan sangat tertib dan sangat hati-hati, menunaikan shalat tepat pada waktunya, dan menunaikan shalat dengan berjemaah, maka firman Allah swt: Itulah ciri-ciri khas orang mukmin sejati. Dan memang seharusnya demikian. Keistimewaan kelima adalah membayar zakat, orang yang membelanjakan harta mereka dijalan Allah swt. Penjelasan selanjutnya akan diberikan kemudian.Keistimewaan keenam adalah ta’at kepada Allah dan kepada Rasul-Nya. Dalam memenuhi kewajiban terhadap Allah swt dan terhadap manusia dengan senang hati sesuai perintah Allah swt dan perintah Rasul-Nya saw. Dan keistimewaan yang ketujuh adalah : terhadap orang-orang mukmin yang menyandang keistimewaan seperti itu semua, Allah swt sangat menaruh belas-kasih terhadap mereka dan merekapun pewaris-pewaris rahmat dan kasih-sayang Allah swt. Allah swt selalu berlaku kasih-sayang dan mencintai orang-orang mukmin seperti itu. Harus diingat selalu bahwa keistimewaan orang-orang mukmin laki-laki dan orang-orang mukmin perempuan tersebut telah difirmankan oleh Tuhan sendiri Yang Maha Perkasa dan Maha Bijaksana.

Dengan mengikat hubungan yang erat dengan Tuhan Yang Maha Perkasa dan Maha Bijaksana ini dan dengan mengamalkan hukum-hukum-Nya maka hasilnya didalam diri kita juga akan timbul sifat arif dan bijksana. Sebagai hasil dari hikmah ini berkat mengamalkan hukum-hukum Allah swt dan Rasul-Nya didalam diri kita timbul kekuatan yang akan menjadi sarana bagi teguhnya Jemaat, sehingga keadilan dan kebijakan akan berdiri dengan kokoh-kuat. Karena hikmah dan kebijakan ini sebagai Jemaat kejahilan dan kebodohan akan dilenyapkan dari tengah-tengah kita dan kita akan berbuat sesuatu berdasarkan akal sehat serta kebijaksanaan dan keadaan pribadi kita akan terus bertambah kuat dan antara sesama kita akan saling cinta-mencintai dan akan meningkatkan hubungan persaudaraan diantara kita. Kita menerima amanat yang penuh dengan hikmah yang dihasilkan dengan penuh pemahaman dari Allah swt Yang Tunggal, yang untuk menyebarluaskannya di zaman ini kepada setiap orang diseluruh dunia Allah swt telah mengutus Hadzrat Ghulam Shadiq Rasulullah saw Imam Zaman, Hadzrat Masih Mauud a.s. Sebagai hamba dari Masih dan Mahdi ini kita menjadi penyampai amanat ini kepada masyarakat dunia. Dan sebagai hasilnya kita akan menjadi orang-orang yang akan menyaksikan kemenangan yang Allah swt telah janjikan kepada Hadzrat Masih Mau’ud a.s.Dengan menciptakan keistimewaan didalam diri kita sendiri, maka kita akan menjadi pewaris nikmat-nikmat yang telah Allah swt janjikan kepada Hadzrat Masih Mau’ud a.s. Maka itulah khabar suka bagi orang-orang mukmin laki-laki dan orang-orang mukmin perempuan. Bahwa jika kamu sekalian menjadi penyandang keistimewaan itu, maka kalian akan menjadi penyebar luas amanat Allah swt yang sangat agung ini yang dalam setiap perkataannya mengandung hikmat yang luas laksana samudra dan kalian akan menjadi orang-orang yang bernasib baik untuk menyaksikan hari kemenangan Islam diseluruh dunia.

Untuk menjadi penyandang sifat Allah swt dan untuk mendapatkan barkat dari padanya sangat diperlukan sekurang-kurangnya kita harus memiliki keistimewaan didalam diri sehingga hasilnya dapat memperoleh berkat dari sifat Aziz dan Hakim (Maha Perkasa, Maha Bijaksanan). Jika kita berusaha menumbuhkan keistimewaan itu didalam diri kita maka pasti Allah swt Yang Ghalib dan Hakim akan memberi kekuatan kepada lidah kita untuk berbicara, sehingga dengannya kita akan dapat menyampaikan amanat Allah swt yang penuh dengan kebijakan kepada dunia sehingga kita akan menyaksikan kemenangan Islam dan Ahmadiyyat. Maka setiap orang Ahmadi harus memahami betul kepada maksud-maksud yang sangat penting ini. Supaya kita menjadi orang-orang yang menyempurnakan perjanjian bai’at yang kita lakukan kepada Hadzrat Masih Mau’ud a.s. pada zaman ini, bahwa kami setiap waktu bersedia untuk mengorbankan jiwa-raga, harta, waktu dan kehormatan kami untuk menyebar-luaskan ajaran Islam keseluruh dunia.

Sebagaimana telah saya katakan bahwa sekarang saya akan menjelaskan tentang kewajiban membayar zakat atau kewajiban pengorbanan harta. Seperti kita maklum bahwa bulan November ini adalah waktu untuk diumumkannya perjanjian baru candah Tahrik-i-jadid. Bulan Oktober adalah bulan penutupan perjanjian candah tahrik jadid dan pada tanggal satu November dimulai lagi pengumuman perjanjian baru. Namun tepat pada awal bulan November ini tidak dapat diumumkan, baru pada hari ini akan saya umumkan. Dan dalam kesempatan ini akan saya jelaskan lebih lanjut tentang keistimewaan orang-orang mukmin lelaki dan orang-orang mukmin perempuan yang membayar zakat. Apa artinya zakat? Artinya mengeluarkan sebagian dari harta dibelanjakan dijalan Allah swt supaya harta itu suci bersih, menyatakan ita’at kepada Allah swt dan mengharapkan agar Allah swt menurunkan berkat diatas harta itu dan melipat-gandakan jumlahnya.

Maka seorang mukmin yang membelanjakan hartanya untuk keperluan sanak saudaranya, untuk keperluan kerja agama, untuk usaha meraih kemenangan Islam, sesungguhnya ia sedang melakukan perniagaan dengan Allah swt. Yakni dengan perantaraan pengorbanan itu ia akan dapat menarik karunia Allah swt lebih banyak lagi. Oleh sebab itulah Allah swt meningkatkan jumlah hartanya lebih banyak dari sebelumnya, supaya dia dapat mengambil manfa’at dari kenikmatan dunia juga dan dengan membelanjakannya lagi maka Allah swt terus meningkatkan jumlah hartanya itu. Itulah sebuah amal yang merupakan perniagaan yang tidak akan pernah mengalami kerugian. Disatu pihak ia mengeluarkan sebagian dari hartanya dan dipihak lain ia akan menerima berkali-lipat ganda secara berterusan jumlahnya sebagai pembalasan dari padanya.

Didalam urusan dunia, kita sering menyaksikan jika seseorang membelanjakan uangnya untuk sesuatu barang kepada orang lain maka sebanyak harga benda itu orang akan menerima harga dari pada benda itu. Seorang manusia berakal akan membayar harga benda itu setelah betul-betul ia periksa dan perhatikan nilai dari pada setiap benda itu. Dan harganya akan diberikan kepadanya sebanyak biaya yang telah ia keluarkan. Dari perniagaan seperti itu memang dapat dihasilkan faedahnya. Dan sesuai dengan peredaran waktu benda itupun akan semakin berkurang nilainya. Sehingga pada suatu waktu benda itu akan betul-betul menjadi sia-sisa tidak berharga lagi.

Kemudian kita menyaksikan lagi didalam sebuah perniagaan untuk mendatangkan hasil apabila bahan mentah dipergunakan, maka sebagian dari bahan mentah itu menjadi terbuang tidak dipergunakan, sekalipun seratus persen modal dibelanjakan untuk itu semua namun hasilnya tidak dapat diperoleh sepenuhnya, sekalipun semua pengeluaran telah diperhitungkan berapa yang terbuang, kemudian bisnisman (pengusaha) itu menentukan harganya setelah memperhitungkan berapa yang terbuang kemudian menentukan berapa keuntungan yang akan ia peroleh itu. Selain itu banyak lagi hal-hal yang harus diperhitungkan sehingga akhirnya kadang-kadang bukan keuntungan yang diperoleh melainkan kerugian. Akan tetapi Allah swt memberi jaminan kepada hamba-hamba-Nya yang membelanjakan harta mereka dijalan-Nya bahwa harta mereka akan berkembang berlipat ganda. Disatu tempat didalam Al Quran Allah swt berfirman, bahwa Dia akan mengganti tujuh ratus kali kali ganda bahkan lebih banyak lagi dari itu. Maka orang-orang mukmin diingatkan kearah perniagaan seperti itu, sekalipun keuntungan itu diperoleh dengan jalan perniagaan duniawi, akan tetapi apabila kalian membelanjakannya dijalan Allah swt sesuai dengan perintah-perintah-Nya, maka apabila keridoan Allah swt telah diperoleh, pengorbanan kalian akan menjadi sarana untuk memperkuat Jema’at-Nya. Dimana kalian sibuk memeperbaiki keadaan kehidupan diri sendiri, disana kalian juga akan bebas dari pengaruh buruk yang dapat mempengaruhi usaha kalian, supaya beberapa perkara yang mungkin mempengaruhinya tidak akan merugikan perniagaan kalian. Sehubungan dengan pokok masalah ini ditempat lain Allah swt telah berfirman sebagai berikut :Artinya : Dan harta apapun yang kamu belanjakan maka manfa’atnya adalah untuk dirimu, dan sebenarnya tidaklah kamu belanjakan melainkan tujuannya untuk mencari keridhoan Allah. Dan harta apapun yang kamu belanjakan niscaya akan dikembalikan kepada kamu dengan penuh (melimpah) dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan). (Surah Al Baqarah ayat 273). Jika Allah swt menggunakan perkataan akan dikembalikan dengan penuh (melimpah) maksudnya pengembalian yang tidak terkira banyaknya sehingga manusia tidak mampu membayangkan berapa banyaknya. Setiap manusia melakukan perniagaannya masing-masing. Mereka mencatat dan menghitungnya, membagi dan memperkalikannya menggunakan pencil dan kertas dan sekarang zaman moden menggunakan alat-alat canggih, dengan mesin hitung dengan computer dan lain-lain. Sambil duduk-duduk dihadapan computer membuat planning dan menghitung-hitungnya, 5% atau 10 % diusahakan untuk menetapkan keuntungannya. Jika keuntungannya banyak dia tulis angka lebih besar lagi, apabila sesuatu barang banyak disukai dia lakukan system harga black market sehingga keuntungan dapat diraih sampai 100% besarnya. Itulah batas-batas ketentuan yang dibuat oleh manusia dan apabila didalam itu semua sudah diselesaikan, dia pasti mendapatkan faedah dan keuntungan secara duniawi, akan tetapi jika dalam mengambil keuntungan itu dengan jalan yang tidak benar, ia menjadi berdosa akibatnya harta yang dia peroleh itu tidak dapat dikatakan harta yang bersih dan suci. Akan tetapi Allah swt berfirman, untuk meraih keridhoan Allah swt, harus ditanamkan kecintaan didalam hati kepada Allah swt dan mengamalkan hukum-hukum-Nya dan mengalahkan kecintaan terhadap harta kekayaan. Apa yang kalian belanjakan dijalan-Nya tentu Allah swt akan mengembalikannya kepada kamu dengan sepenuhnya. Pembelanjaan dijalan Allah yang selalu dibalas dengan sepenunya dan berkali lipat ganda serta tidak terbatas jumlahnya. Orang yang mencari harta dengan jalan yang bersih dan suci ia faham kepada masalah duniawi dan juga masalah ukhrawi. Orang seperti ini tidak mau menggunakan kesempatan untuk mengambil keuntungan dari orang yang dalam situasi sangat terdesak atau disa’at orang menghadapi kesulitan. Bahkan ianya selalu berusaha mencegah dirinya dari jalan usaha yang tidak dibenarkan atau tidak dihalalkan oleh hukum agama.

Dengan karunia Allah swt didalam Jema’at ini terdapat banyak orang-orang yang kaya raya selain banyak juga orang yang miskin. Oleh kerana Jema’at ini adalah Jema’at orang-orang mukmin maka setiap tingkatan dari para anggautanya cepat menyadari, bahwa berapapun harta yang telah Allah swt rizkikan kepadanya ia belanjakan sebagian dari padanya dijalan Allah swt, supaya ia menjadi pewaris dari pada karunia-karunia dan ni’mat-ni’mat-Nya.

Banyak juga orang-orang yang sudah berlalu bahkan sekarang juga banyak yang menjalani kehidupan dengan gaji yang ia terima setiap bulan. Akan tetapi apabila mereka mendengar ada gerakan pengorbanan dari Khalifa-e-waqt, mereka mengeluarkan dari uang gaji bulanannya itu untuk mengambil bahgian dalam gerakan pengorbanan itu dengan penuh semangat dan kecintaan. Sehingga mereka menyaksikan banyak karunia Allah swt turun kepada mereka, karena mereka selalu berusaha meraih karunia-Nya dan selalu berusaha meraih keridhoan-Nya juga. Sekarang dengan karunia Allah swt beribu-ribu orang diseluruh dunia telah memahami maksud dan tujuan sebenarnya dari pengorbanan yang sangat penting ini. Mereka melakukan perniagaan dengan Allah swt kemudian mereka membelanjakannya kembali sebahagian dari rizki yang diterimanya itu dijalan Allah swt. Kemudian mereka menyaksikan pembalasannya secara melimpah dari Allah swt.

Seorang Ahmadi telah menulis katanya, saya telah meningkatkan perjanjian Tahrik Jadid berkali lipat. Saya secara pribadi tahu betul orang ini. Dia telah berjanji melebihi kemampuannya. Maka dengan karunia-Nya, Allah swt telah memberi kemampuan kepadanya untuk melunasi perjanjiannya itu. Pada tahun ini dia berjanji lagi dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Kemudian Allah swt telah menurunkan karunia-Nya kepadanya sesuai dengan firman-Nya artinya Dia (Tuhan) memberi rizki kepada-nya diluar jangkauan pikirannya. Tuhan telah menyediakan rizki demikian melimpah kepadanya sehingga keperluan sehari-harinya dapat dipenuhi dan perjanjiannya juga dapat dilunasinya. Setelah menerima banyak karunia dari Allah swt itu, iapun menulis kepada saya : Hati saya betul-betul merasa puas dengan karunia-Nya ini !! Namun harus diingat bahwa berapapun Allah swt menurunkan karunia-Nya kepada kita sehingga hati kita merasa puas, kita tidak dapat memenuhi hak-hak-Nya secara sempurna. Itulah sebabnya kita harus sentiasa mengisi hati kita penuh dengan puji-syukur kepada-Nya. Sebab Allah swt berfirman :Artinya jika engkau bersyukur atas ni’mat-Ku itu maka Aku akan tambah lagi kepadamu. Apabila Allah swt menambah rizki Dia menambahnya dengan berkali lipat ganda, shingga rasa syukur kita tidak memadai terhadap karunia yang Dia berikan secara berlipat ganda itu kepada kita.
Allah swt selalu meningkatkan iman hamba-Nya yang banyak menyanjungkan pujian kepada-Nya dan yang tawakkal sepenuhnya kepada-Nya. Selanjutnya orang ini telah menulis lagi kepada saya katanya, Sekretaris Tahrik Jadid dengan rasa heran berkata kepada saya : Anda membuat perrjanjian tahrik jaddid demikian banyaknya, bagaimana mampukah anda melunasinya ? Lalu saya jawab : jika anda merasa khawatir memikirkan itu, apakah Tuhan tidak khawatir memikirkannya untuk saya, Yang keridhoan-Nya saya harapakan dan berdasarkan perintah-Nya saya telah berjanji dan sedang membelanjakan harta yang telah Dia rizkikan kepada saya?

Semangat dan tawakkal seperti itu timbul didalam hati orang-orang Ahmadi sebab, mereka telah bai’at ditangan Imam Zaman ini. Dan setelah bai’at ditangan beliau mereka mempunyai pengertian dan pemahaman yang sangat dalam tentang sifat-sifat Allah swt. Iman terhadap Allah swt semakin meningkat. Mereka yakin betul terhadap janji-janji Allah swt. Mereka yakin betul bahwa Allah swt selalu menepati janji-janji-Nya. Mereka yakin bahwa pengorbanan yang dilakukan kerana Allah swt dengan penuh ikhlas tidak pernah sia-sia. Mereka mempunyai iman yang sangat teguh bahwa Allah swt memberi pembalasan dan ganjaran yang melimpah terhadap amal soleh yang dilakukan dengan penuh ikhlas demi meraih keridhoan-Nya. Mereka juga yakin bahwa Allah swt sesuai janji-Nya mengganti setiap keadaan rasa takut dengan keadaan aman dan setiap kesusahan dengan kegembiraan. Sebagaimana Allah swt berfirman ; Artinya : Orang-orang yang membelanjakan harta mereka pada malam dan siang dengan sembunyi-sembunyi dan terang-terangan, bagi mereka ada ganjaran mereka di sisi Tuhan mereka ; dan tak ada ketakutan pada mereka dan tidak pula mereka akan bersedih. (Surah Al Baqarah ayat 275)
Jadi orang-orang yang membelanjakan harta mereka semata-mata karena Allah swt, dan membelanjakan harta demi meraih keridhoan-Nya, maka Allah swt menjauhkan setiap perasaan takut dan kesusahan serta kesedihan mereka. Allah swt menjadi milik mereka dan mereka menjadi milik Allah swt. Dan Allah swt menurunkan barkat-Nya secara melimpah terhadap harta dan jiwa mereka. Sebagaimana terdapat riwayat didalam sebuah hadis yang diceritkan oleh Hadzrat Abu Hurairah r.a. katanya Rasulullah saw bersabda : Seorang yang memperoleh rizki yang suci-bersih berupa sebuah kurma lalu dikurbankan dijalan Allah swt maka Allah swt menerima kurma itu dengan kedua belah tangan-Nya dan Allah swt menjaga dan memeliharanya dan menambahnya terus untuk pemiliknya itu sehingga pada suatu waktu tumpukan buah kurmanya itu akan menyerupai sebuah gunung karena banyaknya. Demikianlah Tuhan menjaga dan memelihara harta hamba-Nya seperti halnya kalian menjaga dan memelihara anak sehingga pada suatu waktu ia menjadi besar.
Jadi itulah janji-janji Allah swt bahwa Dia menambah rizki hamba-hamba-Nya sebagaimana telah dijelaskan didalam Kitab Suci Al Quran dan juga didalam Hadis-hadis Rasulullah saw. Akan tetapi untuk itu kita harus ingat juga kepada persyaratannya, sebagaimana telah saya sebutkan sebelumnya yaitu harta yang dikurbankan dijalan Allah swt itu harus dari rizki yang diperoleh dengan jalan yang benar dan suci bersih agar Allah swt mengabulkannya. Rizki atau harta itu bukan hasil penipuan atau hasil usaha yang tidak halal, misalnya hasil rampasan dari harta orang-orang miskin. Allah swt menuntut orang-orang mukmin untuk mengurbankan harta mereka dijalan-Nya yang telah dihasilkan dengan jalan yang suci-bersih dan dengan hati yang bersih dan dikurbankan untuk membersihkan hatinya. Allah swt Ghani, tidak memerlukan sesuatu dari hamba-hamba-Nya. Allah swt menganjurkan kita mengurbankan harta demi mensucikan harta kita ruh dan kalbu kita.
Jadi selama kita terus membelanjakan harta kita dari hasil usaha yang suci bersih dijalan Allah swt, sambil mengharapkan keridhoan-Nya kita akan terus mendapat ganjaran dari pada-Nya yang berlimpah-limpah tak terbatas banyaknya. Sebagaimana telah saya katakan bahwa untuk menghasilkan keridhoan Allah swt setiap amal kita sebagai Jemaat harus terus semakin baik dan kuat. Untuk menyampaikan amanat Allah swt keseluruh dunia sarana kita juga akan terus semakin besar dan luas dan akan Jemaat ummul mukminin yang menjadi seperti Yakni, bangunan yang sangat kuat yang tidak dapat dikalahkan oleh siapapun. Tidak ada yang dapat membuat kekacauan didalamnya. Akan merupakan sebuah Jema’at yang selalu menyaksikan manifestasi keagungan sifat Aziz Tuhan. Dan pasti Jema’at yang telah didirikan oleh Hadzrat Masih Mau’ud a.s ini adalah Jema’at orang-orang mukmin yang telah banyak membuat perobahan didalam diri mereka. Dan mereka akan menyaksikan manifestasi keagungan Tuhan berkat banyaknya pengorbanan yang telah mereka berikan kepada Jema’at ini. Kita telah menyaksikan karya Hadzrat Khalifatul Masih II r.a. ketika beliau melancarkan sebuah gerakan dengan pertolongan dan dukungan Allah swt untuk membendung arus perlawanan pehak lawan dan untuk mengembangkan tabligh Islam keseluruh dunia dan dengan yakin bahwa beliau dalam mendirikan gerakan itu mendapat pertolongan dan dukungan dari Allah swt dan penuh dengan hikmah dan kebijakan sehingga pada waktu itu nampak sekali bahwa tabligh Islam ini akan tersebar luas keseluruh pelosok dunia dan akan mencapai kemenangan. Dan bukti dukungan Allah swt kepada beliau adalah sekarang kita dapat menyaksikan dalam bentuk tersebarnya Jema’at ini keseluruh pelosok dunia, tersebarnya missi Jema’at, mesjid-mesjid yang dibangun oleh Jema’at, dan setiap tahun tidak sedikit jumlahnya orang-orang yang berfitrat baik dan bersih masuk kedalam Jema’at ini. Golongan Ahrar (musuh utama Jemaat) yang pernah bangkit dengan tujuan utamanya akan menghancurkan Pusat Jema’at Ahmadiyah di Qadian, sekarang tidak ada lagi suaranya, kemana mereka pergi dan dimana mereka sekarang berada ? Akan tetapi berkat gerakan Tahrik Jadid, berkat pengorbanan harta orang-orang Ahmadi, berkat persatuan dan perpaduan Jema’at, berkat itha’at kepada Allah dan kepada Rasul-Nya, berkat sambutan labbaik para Ahmadi terhadap seruan Khilafat , berkat pengorbanan harta untuk meraih ridho Allah swt, Jema’at Ahmadiyah ini telah tersebar luas dalam 189 negara di dunia. Didalam setiap negara banyak sekali orang-orang yang baru masuk kedalam Jema’at Ahmadiyah ini setelah memperoleh pengertian dan pemahaman yang dalam tentang Ahmadiyah, amal soleh mereka, itha’at dan keimanan mereka semakin kuat dan meningkat terus. Dan mereka terus berusaha berlomba-lomba untuk menjadi penyumbang dana bagi Jema’at. Itulah pemandangan manifestasi keagungan Sifat Hakim dan Aziz Allah swt yang sedang diperlihatkan kepada orang-orang Jema’at. Semoga Allah swt sentiasa memasukkan kita kedalam golongan orang-orang yang selalu menunjukkan contoh menjadi Yakni orang-orang yang selalu mencari keridhoan Allah. Dan semoga kita menjadi orang-orang yang menyaksikan kemenangan Islam diseluruh dunia. Sekarang saya sambil mengumumkan dimulainya lagi perjanjian tahun baru Tahrik Jadid bagi Daftar Awwal, kedua, ketiga, keempat dan kelima, sebagaimana biasa saya akan menjelaskan bagaimana semangat pengorbanan harta pada tahun yang lepas dari setiap negara. Sebagaimana telah saya katakan bahwa perjanjian Tahrik Jadid setiap tahun berakhir pada tanggal 31 Oktober. Dan dengan karunia Allah swt laporan yang diterima, kadangkala laporan secara komplit tidak diterima tepat pada waktunya, sesuai dengan itu penerimaan Jema’at Ahmadiyya dari seluruh dunia mata anggaran Tahrik Jadid tercatat 3.612.000 Pound, Alhamdulillah !! Pada tahun yang lalu karansi (mata uang) Pakistan dan Amerika mengalami terus-terusan merosot dibanding dengan karansi Pound. Sekalipun jumlah bilangan pengorbanannya cukup besar namun jika diconvert (dinilai) kepada mata uang Pound tidak kelihatan peningkatan yang sangat besar. Namun sekalipun demikian penerimaan tahun ini terdapat kelebihan sebanyak 110.000 pound dibanding dengan tahun yang lalu. Dari jumlah nilai penerimaan dan persentase seluruhnya maka ranking per-negara dapat disusun sebagai berikut : Pakistan menempati kedudukan pertama. Semua tahu keadaan negeri Pakistan dan tidak tersembuniyi dari pandangan orang. Situasi dinegeri itu sangat kacau-balau dan banyak gangguan kerusuhan, perniagaan para peniaga kita tidak lancar seperti biasa, bahkan banyak diantara anggauta Jema’at disana yang menyatakan prihatin apabila sudah tiba waktunya untuk melunasi perjanjian candah mereka :Candah kami belum lunas !! Disamping itu rakyat Pakistan secara majority keadaannya miskin. Namun demikian sekalipun keadaan miskin namun mereka giat membayar candah. Sebabnya, keimanan mereka kepada Tuhan sangat kuat. Allah swt menjauhkan rasa takut dan ragu dari dalam hati mereka. Jika mereka membelanjakan harta mereka demi keridhoan Allah swt tentu Dia akan memberi pembalasan kepada mereka secara berlipat ganda. Jadi mereka itu sedang melakukan segala-galanya demi meraih keridhoan Allah swt, mereka tidak memikirkan hanya kepentingan diri mereka sendiri, bagaimana akan mendapatkan roti (makanan) untuk hari esok. Mereka menyerahkan pengorbanan secara berterusan. Bagaimanapun keadaannya Pakistan tetap menduduki ranking pertama, kedua Amerika, ketiga Britania, keempat Germany, kelima Canada. Germany ketinggalan dan Britania maju kedepan. Keenam Indonesia, ketujuh India, kedelapan Australia, kesembilan Belgia dan kesepuluh Mauritius. Dan dari antara negara-negara Afrika, Nigeria menduduki ranking pertama.Jumlah pembayar candah Tahrik Jadid terdapat peningkatan dibeberapa negara, diantaranya termasuk Pakistan, Hindustan, Germany, Britania, Indonesia, Tanzania, Benin dan Nigeria. Pada tahun ini tambahan anggauta pembayar candah Tahrik Jadid adalah 16.000 orang dibanding dengan jumlah pejanji tahun yang lepas. Dan jumlah semua adalah 461.000 orang pejanji Tahrik Jadid. Jumlah pejanji tahun lepas yang dikemukakan terdapat kekeliruan, karena ada beberapa laporan yang tidak lengkap dan terdapat kesalahan dalam menjumlah angka. Mulanya ada pendapat disampaikan kepada saya bahwa dalam laporan tahun ini jumlah pejanji seluruhnya tidak usah dilaporkan, laporkanlah jumlah tambahannya saja. Namun bagi kita tidak perlu takut, sebab kita berkurban semata-mata karena Allah swt bukan untuk tujuan duniawi. Selama kita tidak memperhatikan kelemahan-kelemahan pribadi sendiri dan tidak memberi perhatian kepadanya, maka lajunya kemajuanpun tidak dapat diketahui dengan pasti. Dengan karunia Allah swt terdapat tambahan pejanji dari beberapa negara, diantaranya banyak para pendatang baru dalam Jema’at dan mereka ikut ambil bahagian. Pada laporan tahun lepas terdapat kekeliruan dalam menjumlah namun dari jumlah secara keseluruhan memang terdapat penambahan jumlah pejanji. Sebagaimana telah saya katakan apabila kita mengadakan peninjauan terhadap diri sendiri, menaruh perhatian terhadap kelemahan diri sendiri, tentu pekerjaan-pekerjaan kita akan dilimpahi banyak berkat, dan oleh karena ada perhatian terhadap kebaikan tentu kita akan menjadi pewaris-pewaris keridhoan Allah swt. Memang tujuan kita yang utama adalah untuk meraih keridhoan Allah swt. Tidak ada perkara yang tersembunyi dari pandangan Tuhan, kita tidak perlu merasa sebarang khawatiran. Kita tidak usah takut kepada manusia, kita bukan bekerja untuk manusia dan tidak pula minta balasan dari mereka, berapapun pengorbanan kita serahkan dijalan Tuhan ganjaran kita ada ditangan-Nya. Bagaimanapun secara keseluruhan dari negara-negara itu terdapat tambahan pejanji yang baru ikut dalam gerakan Tahrik Jadid ini sebanyak 16.000 orang. Saya telah menggerakkan sebuah anjuran bagi orang-orang yang sudah wafat dari para pejanji yang termasuk dalam Daftar Awwal yang jumlahnya 3743 orang. Dari antaranya 3444 rekening pembayaran orang-orang yang telah meninggal sudah berjalan, yang para ahli waris mereka telah menjalankannya. Dan 299 rekening pembayaran hari ini sudah dijalankan lagi. Jumlah ini diambil dari jumlah keseluruhan yang sudah disebutkan diatas. Dari segi ini semua orang-orang yang telah meninggal dari Daftar Awwal rekening pembayaran mereka sudah berjalan. Untuk perbandingan sekarang keadaan di Pakistan akan dikemukakan urutan kedudukan Jema’at-jema’at local menurut pembayaran mereka. Kedudukan pertama diraih oleh Jema’at Lahore, kedua Rabwah dan ketiga Karachi. Di Pakistan terdapat sepuluh Jema’at yang secara istimewa telah menunjukkan semangat dalam pengorbanan diantaranya; Pertama Rawal Pindi, kedua Islamabad, ketiga Multan, keempat Quetta, kelima Kunhri, keenam Sahiwal, ketujuh Hyderabad, kedelapan Bahawalpur, kesembilan Nawabsyah, kesepuluh Dira Ghazi Khan. Susunan menurut Distrik adalah, pertama Sialkot, kedua Faisalabad, ketiga Gujranwala, keempat Mirpur Khas, kelima Sargodha, keenam Shekhupura, ketujuh Bahawal Nagar, kedelapan Narowal, kesembilan Ukarha, kesepuluh Kesur. Selain dari itu ada beberapa Jema’at kecil-kecil yang menunjukkan semangat didalam pengorbanan diantaranya ; Wah Kent, Sosolah Murad, Karamsingh, Ghtialian, Bashirabad Kent, Bedin, Ludhra, Mianwali dsb. Itu semua sebagai contoh pengorbanan dari Jemaat Negeri Pakistan. Kebanyakan dari mereka terdiri dari orang-orang miskin, sekalipun keadaan mereka sangat miskin namun Pakistan menduduki ranking pertama dari keseluruhan. Sekarang di Britania ada sepuluh Jemaat yang terbaik dalam pembayaran diantaranya, daerah Masjil Fadhal London menduduki saf Awwal, kedua Busher Park, ketiga Bredford, keempat Canthar, kelima Glasgow, keenam Phutin, ketujuh Manchester, kedelapan Earthfild, kesembilan Birmingham East, kesepuluh New Morden. Tahun yang lepas juga saya telah menyusun sesuai dengan pembayaran candah perkapita dan Britania termasuk negara yang paling baik, sekarang setelah diadakan pemeriksaan secara cermat akan saya kemukakan, ada lima daerah terbaik yang memberikan candah secara teratur, pertama Canthar, didaerah ini candah perkapita 237 pound. Kedua daerah Masjid Fadahl London 100 pound perkapita, ketiga Busherpark 80 pound, keempat Newmorden 68 pound perkapita kelima Birmingham 41 pound perkapita. Itu semua diantara Jema’at-jema’at yang besar. Akan tetapi ada beberap Jema’at yang kecil-kecil juga dan jumlah anggautany sedikit akan tetapi anggauta-anggauta disana termasuk berpenghasilan cukup baik dan pembayaran candahnya juga cukup baik. Oleh sebab itu candah perkapita disana cukup besar. Namun demikian dari segi angka yaitu 237 pound, Jemaat daerah Canthar termasuk ranking pertama dan Devan Carneval 158 pound sebagai nomor dua, Spanvaly nomor tiga, Southeast London nomor empat, Masjid Fadhal London 100 pound. Dilihat dari segi nomor keseluruhan daerah Masjid Fadhal menduduki ranking dua dan dari segi pengorbanan menduduki ranking pertama. Jemaat Amerika juga ingin supaya keadaan mereka dikemukakan. Dari segi penerimaan dan segi kedawaman membayar candah, pertama Jemaat Silicon Valley, kedua Chicago West, ketiga North Virginia, keempat Losangelose East dan kelima Detroit. Semoga Allah swt memberi ganjaran yang paling baik kepada para pembayar canda itu, menurunkan barkat yang tidak terkira terhadap harta dan jiwa-raga mereka, semoga Dia menambah harta mereka yang suci-bersih secara terus-menerus, dan semoga menjadikan mereka semua orang-orang yang bersemangat memberi pengorbanan demi meraih keridhoan Tuhan Yang Memiliki semua kekuasaan, semoga Dia memberi mereka semua keikhlasan berkorban lebih dari masa-masa sebelumnya. Dan semoga mereka menjadi orang-orang yang betul-betul memahami dan menjiwai sifat-sifat Allah swt. Semoga mereka menjadi orang-orang yang memiliki keistimewaan seperti yang dimiliki oleh Jema’at orang-orang mukmin yang sejati. Sebagaimana telah saya katakan bahwa seperti pada tahun lepas terdapat kekeliruan didalam menjumlah peserta yang berjanji, oleh itu pertama saya anjurkan supaya setiap Jema’at harus betul-betul memeriksanya dengan sebaik-baiknya sebelum dikirim, khasnya Jema’at dinegara-negara Afrika. Kedua sekalipun Jema’at yang banyak melakukan pembayaran dan terdapat peningkatan dalam jumlah yang berjanji, akan tetapi banyak sekali negara-negara di Afrika, dimana masih terdapat banyak peluang, jika para muballighin disana dan para anggauta pengurus berusaha dengan cermat maka jumlah pejanji ditahun yang akan datang akan menjadi dua kali lipat jumlahnya. Jika terjadi kemalasan pada para petugas yang diberi tanggung jawab untuk ini dan jika para pengurus Jema’at dan juga para muballighin tidak memberi pengertian dan pemahaman yang betul tentang itu kepada mereka, bagaiamana mereka akan mengetahui pentingnya anjuran-anjuran ini (Tahrik jaddid dan waqaf jadid). Padahal seseorang yang berfitrat baik telah mengabulkan Ahmadiyyah, maksudnya tiada lain untuk meraih keridhoan Allah swt dan untuk menggabungkan diri kedalam Jema’at orang-orang mukmin sejati. Maka sebagaimana telah berulang kali saya mengatakan kepada saudara-saudara sekalian bahwa para mubayi’in baru harus dilibatkan secara khas untuk segera mengambil bahgian didalam gerakan Tahrik jadid dan Waqaf Jadid ini, sekalipun hanya membayar sedikit saja. Mereka jangan dibiarkan ketinggalan untuk meraih keistimewaan didalam segi kebaikan apapun yang menjadi ciri istimewa dari Jema’at orang-orang mukmin. Semoga Allah swt memberi taufiq kepada setiap anggauta Jema’at dan kepada para anggauta pengurus untuk mamahami intisari ajaran tersebut dan memberi taufiq kepada mereka untuk meningkatkan keikhlasan didalam pengorbanan. Amin !!

http://ahmadiyah.info/


0 Responses to “071109 : Khutbah Khalifah Ahmadiyah : KEUTAMAAN MUKMIN LAKI-LAKI DAN MUKMIN PEREMPUAN”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: