28
Okt
09

Ahmadiyah dan Perdamaian di Ghana

(news.myjoyonline.com/) Wakil Presiden, John Dramani Mahama, mengutuk pertikaian penuh kekerasan yang terjadi di pasar Agbogbloshie, yang menelan korban jiwa, dan menggambarkannya sebagai suatu insiden yang sangat disayangkan, yang tidak seharusnya terjadi.

Ia mengatakan bahwa pemerintah tidak akan menolerir pecahnya kekerasan di bagian manapun di negara tersebut, karenanya, pemerintah memberikan dukungan terhadap organisasi keagamaan dalam bentuk upaya advokasi, untuk meningkatkan persatuan dan kerukunan antar berbagai suku dan kelompok politik yang berbeda-beda.

Dalam interaksinya dengan pemimpin Misi Muslim Ahmadiyah di Accra pada hari Kamis, Wakil Presiden menyerukan terciptanya saling pengertian, rasa hormat dan toleransi diantara penduduk Ghana, dan penghentian setiap aksi impulsif yang dapat menghancurkan cita-cita perdamaian.

Kunjungan Wakil Presiden ke markas besar Misi Ahmadiyah, adalah untuk mengucapkan terima kasih atas inisiatif Ahmadiyah dalam membangun perdamaian di negara tersebut, khususnya pada saat pemilu.

Kunjungannya adalah juga untuk memperlihatkan solidaritas dari pihak pemerintah terhadap misi Ahmadiyah dalam hal peningkatan kesejahteraan sosial dengan memberikan bantuan terhadap orang miskin selama Ramadan dengan membagikan lima puluh kantong beras dan gula.

Mahama memberikan dukungan kepada organisasi keagamaan yang membantu program pemerintah dalam meredakan ketegangan yang meningkat di Agbogbloshie dan daerah lainnya di negara tersebut dimana pernah terjadi pertikaian, dan untuk memastikan bahwa hal tersebut tidak terulang di kemudian hari.

Ia juga sungguh menyayangkan bahwa insiden tersebut terjadi pada bulan puasa, mengingat, bulan ini adalah saat yang tepat bagi para pemimpin umat muslim untuk menggunakan pengaruh mereka dalam memberikan pengarahan yang akan menciptakan kemurnian spiritual dan keharmonisan diantara pengikutnya.

Wakil Presiden juga menunjukkan keprihatinannya terhadap kecenderungan para pendukung kongres Demokrasi Nasional yang memprovokasi rakyat untuk menentang pemerintahan Mill.

“Beri waktu bagi pemerintah untuk menyelesaikan, tiada keraguan, setelah empat tahun, rakyat Ghana akan memilih dia dalam pemilu berikutnya karena kinerjanya”

Mahama mengatakan bahwa kenyataannya pemerintah telah memiliki beberapa portfolio orang-orang yang akan dipilih, yang mengakibatkan beberapa orang lain tidak terpilih, namun tidak berarti mereka harus memprovokasi orang lain untuk menentang pemerintah sementara tidak ada yang harus dikritisi.

Amir dan Mubaligh yang bertaanggungjawab dalam misi Ahmadiyah, Maulvi Wahab Adams, menyatakan bahwa organisasinya akan terus memainkan peranan yang produktif dalam menciptakan keadilan, kemajuan dan kesejahteraan di negara tersebut sebagaimana telah dilakukan selama ini.

Ia menyerukan persatuan diantara umat Ahmadiyah dengan umat muslim lainnya, termasuk dalam beberapa posisi pada umumnya mengenai masalah yang menyangkut kepentingan bersama, seperti misalnya menentukan waktu yang sama dalam penentuan bulan Ramadhan, mengingat bahwa hal tersebut akan mendukung terciptanya persatuan dan keselarasan di negara tersebut. (damayanti natalia)

Sumber : http://ahmadiyah.info/index.php?option=com_content&task=view&id=256&Itemid=88


1 Response to “Ahmadiyah dan Perdamaian di Ghana”


  1. Oktober 29, 2009 pukul 9:17 am

    Assalamualikum pak. Ahmadiyah zindabad!!! mubarak pak blognya ciamikk… saya baru tau ini blog bapak.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: